Search This Blog

Monday, November 29, 2010

Khutbah Malam Penutup Konf - "Sold Out and Radical For Jesus"


by Jubilie Apin on Tuesday, November 30, 2010 at 8:59am
(Perkongsian Firman Malam Penutup Konferensi PMMSIB Sabah ke-31)
25 November 2010
Saudara-saudari,

Kita mahu satu generasi yang kudus dan yang mengenal Tuhan. Sejak berumur 13 tahun saya sudah terlibat dalam pelayanan.  Sejak saya melayani Tuhan saya tidak pernah menyesal dengan panggilan ini.

Mari baca Roma 8:1

Selepas semua itu Pdt Abraham memberikan akronim iman.

Apakah itu IMAN?
I – Ingin intim terus sama Yesus.

Selepas itu Pak Pendeta mula bernyanyi dalam beberapa lagu….. (Siapa dapat ingat berapa banyak lagu yang telah dinyanyikan Abraham pada malam itu?)

(Saya kagum dengan dia ni dan muzik team, macam sudah kena atur sedia… Masa dia mula menyanyi saya berkata dalam hati “Bah, ini bukan kebaktian tapi konsert la” sebab kalau saya tak kasi ubah fikiran saya nanti saya mulalah mengritik, so enjoy the ride kata orang. Naaaaaanti bila semua reda baru saya akan renung dan imbas kembali)

So siapa yang ingat berapa lagu si Abraham?

Berikut adalah lagu-lagu yang dia telah nyanyikan (saya sangat-sangat terhibur)
  1. Lagu “Tinggikan diriMu mengatasi langit…”
  2. Lagu “Dari Pulau dan benua” (saya rasa suasana Carolling…) --- di sini Abraha bawa satu KDCA buat RAP
  3. Lagu “We are the Reason”
  4. Lagu “We are the Reason” (versi bahasa )
  5. Lagu “Lebih dari segalanya”
  6. Lagu cinta (Dia panggil adik Bios)
  7. Lagu zaman tunang (lagu rohani diterapkan ke tunang)
  8. Lagu bila sudah kahwin (Lagu MORE MORE MORE I WANT MORE MORE) --- Hahahahaha sakit perut ketawa ni… (Jangan lupa utk pesan video klip ni, memang best!)
  9. Lagu “Allah Peduli” setelah beberapa tahun kahwin, selisih keluarga… Allah peduli dan Allah mengerti
  10. Lagu “Dia buka jalan/He will make a way” – hahaha … lagu masa menghadapi kebuntuan rumahtangga…
  11. Lagu “Tak sanggup sudah….” Hahahaha (putus asa dalam pernikahan setelah beberapa lama bernikah)
Kemudian Abraham berkata, “tetapi mestilah hidup bernikah begitu?” Pernikahan orang percaya bukan begitu… Lalu dia membuat satu contoh yang lebih positif.

Kalau orang percaya, selepas bernikah tiga tahun lagunya harus “Ku mau slalu bersyukur sbab cintamu padaku, takkan pernah berubah, hatiku percaya” begitu juga lagu setelah 10 tahun dan seterusnya dan seterusnya! (Saya sangat suka contoh ini)

Kemudian dipanggilnya beberapa pasangan suami isteri naik ke pentas untuk menggayakan lagu ini. Penonton jadi pengadil. Fauzi sama Grace jugalah yang hebat. Tapi kalau saya bawa isteri tu malam, ada saingan juga tu… (tidak mau kalah ni!)

(Saya hamper lupa pasal akronim tu sebab terlalu banyak ketawa…saya hamper tenggelam oleh lawak jenaka beliau)
Kemudian dia sambung,

Iman, IMAN..

M – Menyangkal diri dan memikul salib setia hari
A -  Akui Tuhan dan andalkan Dia sentiasa
N – Nanti-nantikan waktu Tuhan

Di dalam bahagian ‘Nanti-nantikan Tuhan’.. Pdt Abraham menegaskan no seks sebelum bernikah. Tapi macam dia tiada pula cakap dan tegaskan ‘pertaubatan’ kepada orang-orang yang ‘sudah pernah buat’. PMM yang masih muda dan belum sedia untuk pacaran, diminta untuk putuskan hubungan bf/gf supaya dapat memulakan hidup baru dengan Tuhan. Satu penegasan yang baik.

Banyak lagi yang dia cakap, tapi saya tidak sempat mengambil nota sebab tersangat enjoy tengok gelagat Pdt Abraham di atas pentas. Saya harap nota ini sedikit sebanyak dapat membantu.

Renungan Peribadi/Personal reflection
  1. Pendita ini sangat ketara lebih seorang motivator tapi bukan seorang preacher of the Word of God.
  2. Pemuda-pemudi yang datang pada malam itu pulang membawa apa? Apa Firman yang akan mereka bawa? Apakah yang sudah tertanam dalam hati mereka?
  3.  Saya dapat satu lagi akronim untuk IMAN. Kalau FAITH akronimnya“Forsaking All I Take Him”.
  4.  Pendita tegaskan “seks sebelum nikah” tapi kurang penegasan bertaubat kepada yang telah melanggar kekudusan Tuhan. Atau saya terlepas dengar? 
  5.  Radikal secara peribadi melawan dosa, ya. Tapi saya perlu berlembut, bersabar dan betolak ansur dengan orang lain. Sebab ada tertulis “Buluh yang terkulai tak akan dipatahkan”…Kalau saya radikal dalam tuntutan kepada orang lain, silap-silap saya jadi pengasas Taliban di Sabah la pula.. (Hehehe) 
  6. Adakah konferensi PMM semata-mata muzik, lagu baru dan lawak jenaka?
  7. Bagaimana supaya konferensi PMM dapat sungguh-sungguh kembali menegaskan kepentingan penyelasaran hidup kepada salib, pertaubatan, hidup baru dalam kasih dan Firman Tuhan ?
  8. Pemberitaan Firman yang tidak menegaskan salib dan karya Kristus, pertaubatan dan kepentingan Firman dan hidup persekutuan peribadi dengan Tuhan, dapatkah itu disebut sebagai Injil yang sejati?

Doa
Tuhan, terima kasih untuk apa yang telah sedang dan akan Engkau mahu terus lakukan dalam negeri dan Negara kami. Terima kasih sebab jelas Engkau sedang bekerja dalam kehidupan remaja, belia dan pemuda-pemudi di Sabah. Terima kasih untuk konferensi PMM SIB Sabah yang diadakan setiap tahun sehingga sudah diadakan kali ke-31. Berkati kepimpinan Pusat SIB Sabah dan kepimpinan PMM SIB Sabah di bawah pimpinan sahabat dan saudara seiman saya Pst Jastin Balinu dan teamnya. Biarlah kasih anugerah dan bekat Tuhan menjadi perisai dan pagar tembok dalam keluar mask mereka. Berikan kekuatan dan kebesaran hati serta kerendahan hati agar apa juga saran dan kritkan membangun yang kami sampaikan seperti ini dapat diterima dalam roh dan semangat setia kawan. Ampuni saya juga Bapa kalau saya tidak memainkan lebih banyak peranan dalam memberi bimbingan bila diperlukan. Berkatilah PMM di seluruh Sabah pada hari ini seterusnya dengan pengenalan peribadi akan Engkau dan mereka akan mula bergerak dari titik itu untuk menggarami dan menerangi Sabah, Malaysia dan dunia ini. Demi kemuliaan Bapa, dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
Semua orang yang percaya berkata……. “Amin”.


Sunday, November 28, 2010

hikmat-hikmat 2

Inilah kasih: Bukan kita yang sudah mengasihi Allah, tetapi Allah yang mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya supaya melalui Dia kita mendapat pengampunan atas dosa-dosa kita. (I Yohanes 4:10 BIS) 


Ajarkan mereka mentaati semua yang sudah Kuperintahkan kepadamu. Dan ingatlah Aku akan selalu menyertai kalian sampai akhir zaman." (Matius 28:20 BIS)


Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. (Yohanes 15:13)


 Rambut di kepalamu pun sudah dihitung semuanya, sebab itu janganlah takut; kalian jauh lebih berharga daripada burung-burung pipit!" (Lukas 12:7 BIS)


dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yohanes 8:32)


 Sebab TUHAN ialah Hakim kita, TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita; TUHAN ialah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita. (Yesaya 33:22)


 Tetapi nyatanya Kristus sudah dihidupkan kembali dari kematian. Inilah jaminan bahwa orang-orang yang sudah mati akan dihidupkan kembali. (I Korintus 15:20 BIS)


Itu sebabnya saya berlari terus menuju tujuan akhir untuk mendapatkan kemenangan, yaitu hidup di surga; untuk itulah Allah memanggil kita melalui Kristus Yesus. (Filipi 3:14 BIS) 


Tetapi anak-anakku, kalian milik Allah. Kalian sudah mengalahkan nabi-nabi palsu, sebab Roh yang ada padamu lebih berkuasa daripada roh yang ada pada orang-orang milik dunia ini. (I Yohanes 4:4 BIS)


 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yohanes 1:12)


 Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri. Ingatlah pada TUHAN dalam segala sesuatu yang kaulakukan, maka Ia akan menunjukkan kepadamu cara hidup yang baik (Amsal 3:5-6 BIS)


 Siapakah yang mau menyelamatkan saya dari badan ini yang membawa saya kepada kematian? Syukur kepada Allah! Ia mau menyelamatkan saya melalui Yesus Kristus (Roma 7:24-26 BIS)




hikmat-hikmat 1

Dahulu, kalian sudah mati secara rohani karena kalian berdosa, dan karena kalian tidak disunat secara lahir. Tetapi sekarang Allah menghidupkan kalian bersama-sama dengan Kristus. Allah sudah mengampuni segala dosa kita, (Kolose 2:13 BIS)


 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. (Filipi 4:6) 


Aku akan mengampuni kesalahan-kesalahan mereka, dan tidak mengingat lagi dosa-dosa mereka." (Ibrani 8:12 BIS)


 Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, (Yohanes 11:25) 


Karena kita bersatu dengan Kristus Yesus, Allah menghidupkan kita kembali bersama-sama Dia, supaya kita memerintah juga bersama-sama Dia di dalam surga. Allah melakukan itu supaya pada zaman yang akan datang, manusia dapat melihat betapa besarnya kasih Allah. Kasih itu dinyatakan Allah melalui kebaikan hati-Nya kepada kita dengan perantaraan Kristus Yesus (Efesus 2:6-7 BIS) 


 Dahulu, kalian sudah mati secara rohani karena kalian berdosa, dan karena kalian tidak disunat secara lahir. Tetapi sekarang Allah menghidupkan kalian bersama-sama dengan Kristus. Allah sudah mengampuni segala dosa kita, (Kolose 2:13 BIS) 


Maka sejahtera dari Allah yang tidak mungkin dapat dimengerti manusia, akan menjaga hati dan pikiranmu yang sudah bersatu dengan Kristus Yesus. (Filipi 4:7 BIS)


Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, (I Peter 3:18) 


Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. (I Yohanes 1:7) 


Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." (Yohanes 16:33)


Anak-Nya sendiri tidak disayangkan-Nya, melainkan diserahkan-Nya untuk kepentingan kita semua; masakan Ia tidak akan memberikan kepada kita segala sesuatu yang lainnya? (Roma 8:32 BIS) 


Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, (Mazmur 103:2-3)


Allah yang saya sembah, yang melimpah dengan kekayaan dalam Kristus Yesus, akan memenuhi segala keperluanmu. (Filipi 4:19 BIS) 


supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Filipi 2:10-11)


Dan kita berani menghadap Allah, karena kita yakin Ia mengabulkan doa kita, kalau kita minta apa saja yang sesuai dengan kehendak-Nya. Karena kita tahu bahwa Ia mendengarkan kita kalau kita memohon kepada-Nya, maka kita tahu juga bahwa Ia memberikan kita apa yang kita minta daripada-Nya (I Yohanes 5:14-15 BIS)


Aku hendak bersyukur kepada TUHAN setiap waktu, dan tak henti-hentinya memuji Dia. (Mazmur 34:2 BIS/


Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." (Mazmur 91:1-2)


Lihat! Aku berdiri di depan pintu dan mengetuk. Kalau ada orang yang mendengar suara-Ku, dan membuka pintu, Aku akan masuk menemui dia; Aku akan makan bersama-sama dia dan ia makan bersama-sama Aku. (Wahyu 3:20 BIS)

Firman Tuhan yang adalah Cermin

Yakobus 1:23-24 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

Dalam kehidupan sehari-hari cermin amat banyak gunanya. Salah satu fungsi cermin adalah memantulkan cahaya/warna yang datang padanya. Itulah sebabnya ketika unsur cahaya ada maka cermin akan memantulkan benda yang ada didepannya. Cermin sangat membantu manusia terutama untuk melihat sisi-sisi dirinya yang tidak dapat dan sulit dijangkau oleh mata.

Cermin membantu kita untuk lebih memperbaiki dan menyempurnakan penampilan kita.. Dengan bantuan cermin maka kita dapat menghias dan menutupi hal-hal yang tidak baik pada tubuh dan wajah. Dengan bantuan cermin kita dapat melihat apakah kita sudah berpakaian rapi atau tidak. Dengan bantuan cermin kita dapat pula membuang hal-hal yang tidak dan kurang diperlukan pada wajah kita. Misalnya kotoran-kotoran yang menempel, rambut-rambut yang tumbuh tidak rapi dan lain sebagainya.

Demikianlah halnya dengan firman Tuhan. Ketika firman Tuhan kita letakkan bagai cermin maka firman itu akan menunjukkan hal-hal yang tidak baik dan tidak beres yang masih melekat dalam hidup. Dengan bercermin pada firman kita akan mengetahui bahwa masih ada yang perlu diperbaiki. Mungkin karakter dan prilaku kita. Contohnya begini: Dulu saya tidak tahu kalau merokok itu adalah suatu perbuatan yang tidak menyenangkan Tuhan. Bahkan saya berani berdebat dengan mereka yang menegor saya. Namun suatu ketika firman yang berbunyi “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (I Korintus 6:19-20)” dihadapkan kepada saya maka firman itu menjadi cermin yang menunjukkan bahwa merokok adalah noda bagi bait Roh Kudus yaitu tubuh kita dan bukan merupakan perbuatan yang memuliakan Tuhan.

Wahyu 21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Seorang perempuan yang baik ketika akan bertemu dengan kekasihnya tentu akan berusaha tampil sebaik-baiknya. Rasa cinta yang dalam akan membuat dia senantiasa menghias dirinya sebelum bertemu dengan pujaan hatinya. Dan dengan bantuan cermin ia akan dapat menghias dirinya dengan baik untuk pujaan hatinya itu. Demikian pula halnya dengan sang Pria, dia akan sangat senang dan tersanjung ketika disambut oleh kekasihnya yang telah berhias dan berdandan dengan bersih dan tentunya hal itu akan membuat cintanya semakin dalam.

Tuhan Yesus adalah kekasih pujaan hati kita. Bagaimana sikap kita ketika akan bertemu dengannya? Apakah kita menghias diri atau membiarkan kita bertemu dengannya dengan tubuh dan wajah yang penuh noda? Kalau seperti itu hati-hatilah, jangan-jangan kekasih kita itu mengusir kita karena tidak mengenal kita.

Matius 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Saudaraku, saat ini kita sedang menanti-nanti kedatangan kekasih hati kita yaitu Tuhan Yesus. Sudahkah kita berhias diri dan berdandan baginya? Dia sudah menyediakan cermin bagi kita yaitu firmanNya. Dengan cermin itu kita bisa melihat menyingkirkan segala noda-noda yang masih melekat pada tubuh kita. Mari kita menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang sudah diambang pintu dengan berhias dan berdandan sebaik-baiknya.

Tuhan Yesus memberkati......

A trip to hell [perjalanan ke neraka]

Kisah nyata ini disaksikan oleh Philip Mantofa. ditulis ulang tanggal 20 oktober 2000.

Tanggal 1 Januari 2000 pukul 05.00 wib pagi, Philip dibawa ke suatu daerah gurun pasir yang luas, tandus, kering-kerontang, serta panas terik yang sangat menyengat. Philip melihat banyak binatang aneh dan menjijikkan yang tidak pernah ditemui sebelumnya. Philip berjalan setapak demi setapak melewati gurun tersebut hingga sampai pada suatu tempat yang menyeramkan. Rasa aneh meliputinya, tulang-tulangnya serasa sakit semua, terlebih lagi tidak ada sedikitpun angin berhembus, suasana sunyi mencekam dan mendung menyelimuti daerah tersebut! Philip tidak dapat menggambarkan dengan lebih baik lagi sebab hanya kengerian yang ada di sana. Sebuah pintu gerbang berdiri menjulang di hadapannya dan dengan rasa gelisah namun ingin tahu dia mencoba membuka gerbang tersebut, ternyata gerbang tersebut tidak cukup sulit untuk dibuka tetapi membuatnya tersentak sebab di hadapannya masih berdiri sebuah pintu gerbang lagi dan diatas gerbang tersebut terdapat papan palang bertuliskan "valley of torture" (lembah penyiksaan)!

Philip sempat ragu apakah harus melanjutkan perjalanan ini atau tidak, tetapi dia merasa ada sesuatu yg mendorongnya untuk melanjutkannya. Dengan jantung berdegup keras dia membuka gerbang berikutnya dan "...oh Tuhan!!!" Philip tidak percaya pada apa yang kulihat tetapi itulah kenyataannya! Philip melihat suatu lorong yang diliputi oleh kegelapan. Saat itu Philip berdiri di pinggir pintu gerbang , dia tidak tahu seberapa luas dan panjang lorong tersebut tetapi aku dapat melihat asap samar-samar pada ujungnya dan dia merasa itu adalah lautan api yang dahsyat. Di sepanjang lorong yang gelap itu dia melihat banyak orang disiksa oleh orang-orang berpakaian hitam-hitam serta bertanduk dan mereka sangat bernafsu untuk menyiksa setiap orang yang ada disana sebelum mereka semua dimasukkan dalam lautan api pada ujung lorong tersebut. Tangis ngilu serta erangan bercampur dengan tertawa yang menjijikkan didengar dalam tempat yang sangat kotor tersebut.

Di tepi lorong dia melihat seorang wanita muda, tangannya diikat pada sebuah kayu. Banyak sekali orang-orang bertanduk yang mengelilingi dia serta mentertawakannya. Philip melihat wajahnya yang sudah putih pucat itu diliputi oleh rasa ketakutan yang amat sangat, di depan matanya terdapat suatu senjata aneh yang tidak pernah dijumpai sebelumnya, dia tidak tahu namanya tapi bentuknya sejenis garpu penggaruk dengan mata pisau yang sangat tajam. Senjata tersebut dibawa oleh salah satu iblis bertanduk yang sedang mengerubuti wanita tersebut, Philip mendengar si iblis mengancam wanita malang itu "ayo berdusta !!! ayo berdusta!!!". Dia melihat wanita muda itu makin ketakutan dan wanita itu sudah sepenuhnya jatuh dalam kuasa para iblis bertanduk itu sehingga wanita itu mau menuruti kemauan mereka. Jawab wanita itu,"Ya!! Ya!! aku berdusta!! aku berdusta!!!" para iblis yang mengancam itu tertawa terbahak-bahak dan mereka merasa puas akan jawaban wanita muda tersebut. Philip menyangka setelah wanita itu menuruti apa yang mereka mau maka ia akan dilepaskan tapi apa yang terjadi? Para iblis jahat itu malah menyorongkan garpu penggaruk dengan mata pisau yang tajam-tajam itu kedalam wajahnya dan darah segar menyembur keluar dari wajah wanita yang telah hancur dan tidak berbentuk itu. Pada saat itu dia mendengar wanita itu berteriak kesakitan, h tolong!!!!!' Philip langsung berteriak "Stopp!!! hentikan...!!!". Namun aneh, mereka tidak mendengar teriakan Philip dan bahkan dia tidak terlihat oleh mereka walaupun dia ada disana. Philip merasa muak melihat pemandangan yang mengerikan dan suara-suara itu tapi ternyata masih banyak lagi pemandangan yang lebih mengejutkan.

Berikutnya Philip melihat seorang laki-laki, rambutnya sudah hangus, wajahnya tinggal tengkorak yang membusuk dan ulat-ulat yang tidak dapat terbakar oleh api keluar dari lubang-lubang tengkoraknya. Laki-laki tersebut disusung dari ujung lorong yang mendekati api. Dia rasa mereka telah lama menyiksa orang tersebut, orang tersebut telah hangus dan dagingnya meleleh karena telah diletakkan dekat api yang tidak terhingga panasnya. Iblis-iblis yang mengusungnya tertawa-tawa mengejek laki-laki di atas usungan tersebut dan tidak ada yang dilakukan laki-laki tersebut selain pasrah. Ia sekarat! tetapi tidak bisa mati, mulutnya megap-megap seolah ingin memohon belas kasihan. Salah seorang dari iblis itu berteriak "Ayo masturbasi!!!! ayo masturbasi !!!!" jawab pria itu dengan bergetar, "ya aku masturbasi!! aku masturbasi!!" AHHHHH!!!" Philip melihat ulat-ulat yang amat sangat banyak keluar dari dalam tubuhnya! Dia makin jijik melihat semua itu apalagi mendengar teriakannya ! Philip merasa ngeri, masih banyak lagi teriakan dan perintah-perintah yang dia dengar , "ayo minum! ayo mabuk! ayo judi !ayo menipu!" dan para iblis itu tertawa tawa menikmati serangan dan tangisan seolah-olah mereka sedang mendengar musik yang indah.

Philip tidak berani berjalan masuk lebih dalam. Dia hanya melihat sejauh mata memandang dan dia yakin masih banyak lagi jenis-jenis penyiksaan yang dilakukan sebab lorong tersebut lebih pas kalau disebut barak penyiksaan. Philip menemukan suatu pemandangan yang amat sangat mengagetkan , dia melihat banyak orang saleh beragama disana! "aku tidak percaya! tapi aku tidak berkuasa untuk menyangkalnya!!!" Philip mendengar teriakan mereka saat disiksa, mereka menyebut nama Tuhan , "Tuhan tolong aku!!! "Tuhan bukankah aku selalu bersama dengan Engkau?" Engkau mengajar di kota-kota kami, aku melayani Engkau TUhan!!!". Mereka memohon-mohon pada Tuhan tetapi mereka sudah tidak mendapat kesempatan itu , sampai pada akhirnya aku mendengar mereka menghujat Tuhan. Hancur hatiku melihat hal ini. Setelah itu aku betul-betul berada dipuncak kengerian dan shock berat meliputi Philip, dia sudah tidak kuat lagi untuk melanjutkan perjalanan ini dan jika dilanjutkan kemungkinan besar akan mati secara jasmani. "Tuhan , tolong bawa aku untuk keluar dari sini. Tolong Tuhan.....!!!" Seketika itu juga Philip tersadar! semua yg terjadi tadi adalah sebuah vision (sebuah penglihatan). Penglihatan yang sangat mengerikan, penglihatan tentang neraka...!!!. Philip senang menemukan dirinya berada dirumah meski setelah itu dia harus mengalami sakit berhari-hari, tulang dan sendinya ngilu semua. penyakit maagnya kambuh dan shock masih membayanginya!

Philip berdoa pada Tuhan, "apa arti semua ini ? dan apa yang Tuhan mau terhadap pengalaman ini?" Tuhan memberikan Philip suatu pengertian dan beban yang sangat mendalam bagi orang-orang disekelilingnya. Tuhan mau Philip memberitakan apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi kepada semua orang. Saat ini banyak dari mereka sedang bersenang-senang , makan-minum, pesta pora, pesta sex, narkoba dan banyak kesenangan lain yang seolah-olah mereka bisa nikmati selamanya , tetapi mereka tidak sadar bahwa neraka ada di depan mereka dan iblis-iblis bertanduk sedang menanti mereka untuk menjadi mangsa berikutnya...!!!
Saudara, ada banyak orang yang telah membuat dirinya masuk kepada kebinasaan. Mereka tidak mengenal siapa Yesus dalam kehidupan mereka, mereka tidak menerima keselamatan yang telah dijanjikan oleh Yesus, dan mereka dibutakan oleh berbagai ajaran sesat yang memalingkan mereka daripada Yesus! Philip Mantofa memberikan sebuah kesaksian bagi anda, neraka itu sungguh nyata. Anda butuh keselamatan yang hanya dari Yesus untuk menyelamatkan hidup anda dari kebinasaan, percayalah kepada Yesus saat ini. Hanya dalam Yesus, kita dapat menemukan keselamatan akan kehidupan yang kekal dan diluar Dia tidak ada keselamatan...!!!

Tuhan Yesus memberkati......

JadilahTeladan Ayat bacaan: Titus 2:7 ================ "Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan

Manusia seringkali menunjukkan perbedaan nyata antara teori dan praktek. Mari kita ambil sebuah contoh. Secara teori kita tahu bahwa kita tidak boleh melanggar peraturan lalu lintas. Tetapi berapa banyak di antara kita yang akan tetap berhenti di lampu merah ketika jalanan sangat sepi di malam hari? Pimpinan akan mudah menjatuhkan peringatan bahkan hukuman terhadap bawahannya yang terlambat, tetapi mereka sendiri kerap mempertontonkan ketidakdisplinan mereka dalam hal kehadiran. Begitu pula orang tua. Banyak yang mengajarkan dan melarang anaknya untuk berbuat ini dan itu sementara mereka dengan santai melanggarnya di depan anak-anak mereka. Dalam kehidupan manusia ada perbedaan yang sangat nyata antara apa yang diajarkan dengan apa yang dilakukan. Dan hal seperti itu tidak akan bisa membawa hasil yang signifikan. 

Kepada setiap kita pun telah disematkan tugas mulia untuk mewartakan Injil ke seluruh dunia, menjadikan seluruh bangsa sebagai muridNya. (Matius 28:19-20), menjadi saksi Kristus dimanapun kita berada, bahkan sampai ke ujung bumi. (Kisah Para Rasul 1:8). Tetapi bagaimana mungkin kita bisa menjalankan tugas ini hanya dengan menyampaikan teori saja? Meski kita terus menyampaikan firman Tuhan sampai berbusa sekalipun jika tidak dibarengi dengan keteladanan nyata dari sikap hidup kita, semua itu tidak akan membawa hasil apa-apa. Yesus mengajak kita semua untuk menjadi terang dan garam dunia. (Matius 5:13-16). Garam tidak akan berfungsi apa-apa jika tidak dipakai secara langsung. Cobalah letakkan garam dalam botol, adakah fungsi garam disana? Tidak ada sama sekali. Begitu pula dengan terang. Lampu tidak akan bisa menerangi ruangan jika tidak dinyalakan, atau cobalah taruh lampu di bawah sebuah tempurung, maka lampu itu pun tidak akan bermanfaat sama sekali. Keteladanan lewat sikap dan perbuatan kita merupakan hal yang mutlak untuk kita perhatikan apabila kita ingin menjadi agen-agen Tuhan yang baik di dunia ini.

Setting up an example, itu adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita di muka bumi ini. Dalam Titus 2 kita melihat serangkaian nasihat yang menggambarkan kewajiban kita, orang tua, pemuda dan hamba dalam kehidupan. Pertama, kita diminta untuk memberitakan apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat. (Titus 2:1). Pria dewasa diminta untuk "hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan." (ay 2). Sementara wanita dewasa "hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang." (ay 3-5). Anak-anak muda diminta agar mampu "menguasai diri dalam segala hal". (ay 6). Semua pesan ini menunjukkan perintah untuk memberikan keteladanan secara nyata. Itulah yang akan mampu membuat ajaran yang sehat bisa diterima oleh orang lain secara baik dan membuahkan perubahan. "dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik." (ay 7). 

Keteladanan juga disinggung jauh sebelumnya dalam kitab Ulangan untuk dilakukan oleh para orang tua. Ketika pesan "haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun" (Ulangan 6:7) diberikan, setelahnya ditambahkan pula keharusan untuk mengaplikasikan itu ke dalam kehidupan sehari-hari yang mampu memberikan teladan. "Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu." (ay 8-9). Ini adalah hal yang harus mengikuti setiap kehidupan anak-anak Tuhan. Kita tidak akan pernah cukup menyampaikan saja, tetapi terlebih pula harus mampu menunjukkan secara langsung melalui keteladanan lewat kehidupan kita.

Banyak yang mengira bahwa mewartakan kabar keselamatan haruslah berupa kotbah panjang lebar. Tetapi sebenarnya ketika kita bisa menunjukkan perbuatan-perbuatan baik yang sesuai dengan firman Tuhan setiap hari saja, itu sudah lebih dari cukup untuk bisa memperkenalkan pribadi Kristus kepada orang lain yang akan mampu membawa sebuah perubahan besar dalam lingkungan di mana kita berada. Ada banyak orang yang mengaku anak Tuhan tetapi sama sekali tidak menunjukkan itu dalam perilaku dan perbuatan sehari-hari. Bukannya kesaksian yang datang, malah mereka menjadi batu sandungan. Tuhan ingin kita menjadi teladan dalam perbuatan baik. Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu. Ingatlah bahwa tindakan yang kita lakukan akan membawa dampak, apakah itu baik atau buruk, dan itu tergantung dari tindakan seperti apa yang kita lakukan. Mari hari ini kita menjadi anak-anak Allah yang mampu menjadi teladan, khususnya dalam menyatakan kasih dan perbuatan baik bagi orang-orang di sekitar kita.

Menjadi teladan dalam berbuat baik adalah keharusan bagi anak-anak Tuhan